Sajak-sajak JaranirenG
April 15th, 2007 by alnasdays **parodi kenangan masa kecil***
sore-sore
langit mendung
hujan turun rintik-rintik
daun-daun bergoyang dijatuhi tetes air hujan
bercelana pendek
sambil menenteng bola di ketiak
tak bersandal
jalan2 susuri genangan air di pinggir jalan
dingin
air hujan di sela-sela jari kaki
lumpur yang ikut menyusup
terbilas lagi dalam genangan air becek
di pinggir komplek
parit kecil mengalir
airnya bening sejuk
kubuat bendungan dari lumpur
untuk membenamkan semut-semut yang kukumpulkan
tiba-tiba kulihat anak asing dari sela-sela daun
dari balik pepohonan di belakang pagar kawat
bermain hujan
dibawah payung kebesaran
bendungannya yang lebih bagus dari punyaku
kakinya yang berlumpur
"uh payah anak cewek."
dengan iri kubergegas pulang ke rumah.
…
hujan semakin deras
aku terhenyak
bolaku ketinggalan!
…
(memphis, 7 desember 1998, 8:58pm)
KANGEN
Lekas-Lekas
aku nggak tahan
Cepat-Cepat
kesini datang
Jangan Terlambat/Sekarang Juga
Cepat Kemari/Isi Disini
‘Ah - Dada bernapas
tanpa udara
Hah - Tumit berpijak
bantal udara
Saraf mengambang
darah melayang
Angin terbalik
waktu terjungkir
Cepat-Cepat
datang kesini
Lekas-Lekas
– Duh’ terjerembab
Jantunge tibo ning katok
(jaranireng, 21/12/98)